Upsus Siwab Tana Tidung Lampaui Target

Upsus Siwab Tana Tidung Lampaui Target

Tideng Pale, (Sipedet News) - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam melaksanakan salah satu program prioritasnya yakni misi ke-9 dari Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung, yaitu “Mengembangkan Agroindustri Pertanian”, agar tercapai kedaulatan dan kemandirian di bidang pangan ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan dengan baik. Upaya tersebut dilakukan oleh Bidang Peternakan dengan pelaksanaan kegiatan yang diluncurkan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), yakni Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB).

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan melalui Kepala Bidang Peternakan, A.Ikhtaful Maskur M., menyampaikan bahwa UPSUS SIWAB di Kabupten Tana Tidung yang merupakan program Nasional masuk dalam wilayah introduksi atau ekstensif. Meskipun Tana Tidung adalah Kabupaten termuda di Kalimantan Utara dengan jumlah populasi sapi yang masih relatif sedikit (sekitar 1000 ekor) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Peternakan yang terbatas, tetapi dengan semangat yang luar biasa dari para Inseminator dapat membuktikan bahwa Tana Tidung sudah dapat menyetarakan dengan Kabupaten lain di kalimantan Utara dalam hal pencapaian pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB)/Kawin Suntik. Ini terbukti dari target pelaksanaan IB Sapi sebanyak 270 ekor dengan realisasi melampaui target yaitu 292 ekor atau 108,15 persen, kami sangat berterima kasih atas kerjasama, kerja keras dan semangat dari teman-teman inseminator di Kabupaten Tana Tidung yang tidak kenal waktu dalam pelaksanaan UPSUS SIWAB tahun 2017 dan berharap pada tahun 2018 ini meskipun target masing-masing kabupaten belum disampaikan Kabupaten Tana Tidung dapat mencapai target yang lebih baik lagi, urai Ikhtaful.

Kesuksesan itu juga yang menghantarkan Kalimantan Utara dianugerahi Upsus Siwab Awards 2017 dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan untuk kategori Capaian Inseminasi Buatan (IB) Tertinggi I (Wilayah Ekstensif) dan kategori Juara I IB Wilayah Ekstensif. Atas keberhasilan ini, kami dari Kabupaten Tana Tidung mengucapkan selamat dan terus ditingkatkan, jelas Ikhtaful.

Upsus Siwab dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi reproduksi ternak betina dengan tujuan meningkatkan populasi dan produksi ternak ruminasia besar terutama sapi. Program ini dilaksanakan di seluruh Indonesia yang dibagi dalam tiga kategori yakni, daerah pertama meliputi daerah sentra sapi yang pemeliharaannya dilaksanakan secara intensif yaitu, Jawa, Bali dan Lampung. Kedua, daerah sentra peternakan dengan sistem pemeliharaan semi intensif seperti di Sulawesi Selatan (Sulsel), Sumatera dan sebagian Kalimantan, dan ketiga, daerah pemeliharaan ekstensif dengan wilayah yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua, Maluku, Sulawesi, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dan Kalimantan Utara. (Admin)